Masuk

Ingat Saya

ISIS-nya Jogja

Sebelum berlanjut membaca kalimat-kalimat seterusnya di artikel ini,mohon pembaca yang budiman berkenan tekan tombol klik pada mouse/pad Anda pada kata yg satu ini > ISIS <

Kalau sudah selesai,mari saya ajak pembaca yang baik hati dan tidak sombong untuk berkunjung ke (klik) > ”Bukit ISIS” yang sebenarnya << Sponsored 😉
Saya berani mengajak ke sana karena memang ‘bukit isis’ tersebut menjadi wilayah kerja di bidang pariwisata Jogja.Tidak ada PHP apalagi ‘hoax’ 😀
DSC_4762 (FILEminimizer)Pada artikel sebelumnya yang mewakili sedikit keresahan,kegelisahan sebagian kecil masyarakat akan teror sosial – budaya,tidak akan pernah berakhir kekhawatiran tersebut bila tanpa mencoba untuk men-dobrak salah satu pintu solusi.Pintu depan,pintu belakang,pintu samping,pintu gerbang atau pintu mana yang bisa di dobrak ?
Gambaran di dalam sebuah rumah penuh dengan masalah,pintu terkunci dari luar namun ‘sang kunci’ hilang terselip entah kemana.Ibaratkan sebuah kota,desa dalam bentuk sebuah rumah dan sang kunci adalah para pembina rakyat,tatanan sosial budaya sebagai pintu,debu kotoran sebagai masalah dalam rumah adalah terorisme itu sendiri.Skala terorisme kecil dalam dumay dan keseharian masyarakat,sebagai pupuk organik bagi ketidaknyamanan hidup ber sosial budaya.

SANG KUNCI << klik kanan pilih open link in new tab,terus kalau sudah,segera balik kesini lagi ya ! 😀

3 point yang ada pada sang kunci tersebut hanya akan menjadi asap membumbung tinggi tersapu angin sementara api masih membara di dalam sekam !!! Apabila hanya sekedar sebagai basa basi birokrasi politik.

Mainkanlah peran ‘kunci’ untuk menjaga pintu rumah kami ! Kenapa harus ada kejadian berulang yang membuat masyarakat resah ? Maksimalkan fungsi pembina rakyat yang jujur,profesional lahir dan batin,penuh kasih sayang layaknya sosok ayah bunda kepada anaknya. 🙂
Sebagai kunci alat pembuka pintu rumah sehingga angin segar dapat leluasa masuk ke dalam rumah..menciptakan suasana sejuk,‘isis’ ‘silir’ dalam bahasa jawa.
Semoga dalam jangka waktu 5 – 10 tahun kedepan,Jogja masih bisa terasa isis,silir dan sejuk.

Yuk kapan kita bersama-sama menikmati panorama keindahan alam CiptaanNYA di BUKIT ISIS ? 😉
DSC_2920 (2)
Salam Damai untuk kita semua 🙂

Yogyakarta.25 Juni 2016
**Yanuar**

 

 

 

 

 

yanuari
Dengan
Pekerja di bidang pariwisata Yogyakarta,pengamat budaya,pelayan kemanusiaan di bidang kebencanaan alam,pegiat dunia maya aktif.